Hidrodinamika dan Produk Sedimen terhadap Bendung Irigasi Keumala, Sungai Krueng Baro, Provinsi Aceh

Azmeri Azmeri, Hairul Basri, Devi Sundary, Yusni Eva Cus Endang, Faris Zahran Jemi
*

Sari


Bendung Kumala dibangun di Sungai Krueng Baro yang merupakan salah satu sungai strategis di Provinsi Aceh untuk mengairi lahan irigasi dan air minum bagi masyarakat di hilirnya, namun sungai ini memiliki permasalahan yang cukup besar sehubungan dengan jalurnya yang panjang dan melewati berbagai formasi geologis. Kondisi ini menyebabkan konsentrasi sedimen yang tinggi pada sungai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisisis hidrodinamika sungai dengan menggunakan aplikasi HEC-RAS 5.0. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa kapasitas aliran sedimen transport sepanjang dasar sungai bervariasi secara langsung dengan adanya perbedaan antara tegangan geser pada sedimen dasar dan tegangan geser kritis yang diizinkan untuk partikel yang bergerak. Semua sampel sedimen pada hulu dan hilir Bendung Keumala terjadi angkutan sedimen. Pengurangan aliran akibat adanya pembendungan menyebabkan perubahan pada saluran dan rezim alirannya, dan pengurangan pelepasan air telah menyebabkan terjadinya pengurangan angkutan sedimen melayang dan sedimen dasar ke arah hilir. Total sedimen yang terdapat di sekitar areal bendung pada saat debit normal sebesar 6.325.698,93 ton/tahun. Sedimentasi di sekitar bendung menjadi masalah yang serius karena dapat mempengaruhi fungsi dan kinerja bendung dan saluran irigasi. Selain itu pendangkalan akibat sedimentasi menyebabkan tertutupnya intake PDAM Keumala. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan pengerukan dan pengangkutan sedimen dari dasar bendung secara berkala. Pengerukan dan pengangkutan sedimen akan meningkatkan kinerja Bendung Keumala untuk mengairi Daerah Irigasi Krueng Baro. Kapasitas pengaliran intake bendung dapat tetap terjaga untuk mengairi lahan irigasi sesuai dengan areal rencana.


Kata Kunci


irigasi; produk sedimen; hidrodinamika; Sungai Krueng Baro; HEC-RAS

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arsyad, S. (2012). Konservasi Tanah dan Air. (H. Siregar, Ed.) (2 ed.). Bogor, Indonesia: IPB Press.

Azinfar, H. (2010, Februari). Flow Resistance and Associated Backwater Effect Due to Spur Dikes in Open Channels (Disertasi). Department of Civil and Geological Engineering, University of Saskatchewan, Saskatchewan, Canada. Diperoleh dari https://harvest.usask.ca/ handle/10388/etd-03012010-130940

Azmeri, A., Jemi, F. Z., & Amalia, N. A. (2019). Evaluation of the settling basin of Keumala Weir, Krueng Baro River, Aceh, Indonesia. Aceh International Journal of Science and Technology, 8(2), 95–105.

Azmeri, Hadihardaja, I. K., Shaskia, N., & Admaja, K. S. (2017). Completion of potential conflicts of interest through optimization of Rukoh reservoir operation in Pidie District, Aceh Province, Indonesia (hlm. 100001). Dipresentasikan pada Proceedings of The 3rd International Conference on Construction and Building Engineering (ICONBUILD), Palembang, Indonesia. https://doi.org/ 10.1063/1.5011611

Azmeri, S. L., Rezkyna, N., & Jemi, F. Z. (in press). GIS-USLE interphase modelling of soil erosion hazard for Krueng Baro Watershed in Indonesia. Journal of Chinese Soil and Water Conservation.

Azmeri, Yulianur, A., Zahrati, U., & Faudli, I. (2019). Effects of irrigation performance on water balance: Krueng Baro Irrigation Scheme (Aceh-Indonesia) as a case study. Journal of Water and Land Development, 42(1), 12–20. https://doi.org/10.2478/jwld-2019-0040

Balai Wilayah Sungai Sumatera I. (2017). Penyusunan Penilaian Kinerja dan AKNOP Jaringan Irigasi Kewenangan Pemerintah Pusat (D.I. Krueng Baro) (Laporan akhir). Aceh, Indonesia: Balai Wilayah Sungai Sumatera I.

Bella, R. (2014). Analisis perhitungan muatan sedimen (bed load) pada Muara Sungai Lilin Kabupaten Musi –Banyuasin. Journal of Civil and Environmental Engineering, 2(1), 125–130.

Breusers, H. N. C., & Raudkivi, A. J. (1991). Scouring: Hydraulic Structures Design Manual Series (Vol. 2). Rotterdam, Holland: Balkema.

Brunner, G. W. (2010). HEC-RAS River Analysis System Hydraulic Reference Manual. California, USA: US Army Corps of Engineers.

Chen, S.-H. (2015). Hydraulic Structures. Berlin Heidelberg: Springer-Verlag. https://doi.org/ 10.1007/978-3-662-47331-3

Chow, V. T., Maidment, D. R., & Mays, L. W. (1988). Applied Hydrology. New York: McGraw-Hill.

Depeweg, H., & Méndez V, N. (2002). Sediment transport applications in irrigation canals. Irrigation and Drainage, 51(2), 167–179. https://doi.org/10.1002/ird.49

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2009). Pedoman Konstruksi dan Bangunan Sipil Survei dan Monitoring Sedimentasi Waduk. Jakarta, Indonesia: Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Departemen Pekerjaan Umum.

Faqih, N., & Azizi, F. N. (2018). Pengaruh Interval Pembilasan terhadap Efektivitas Kantong Lumpur Bendung Slinga Kabupaten Purbalingga. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika FITK UNSIQ (Vol. 1). Wonosobo, Indonesia.

Garde, R. J., & Rangga Raju, K. G. (2000). Mechanics of Sediment Transportation and Alluvial Stream Problems (3rd ed). New Delhi, India: New Age International.

Hameed, L. K., & Ali, S. T. (2013). Estimating of Manning’s Roughness Coefficient for Hilla River through calibration using HEC-RAS model. Jordan Journal of Civil Engineering, 159(701), 1–10. https://doi.org/10.12816/ 0000543

Ikhsan, C., Raharjo, A. P., Legono, D., & Kironoto, B. A. (2016). Efek tegangan geser dasar yang terjadi pada lapisan pelindung terhadap karakteristik kemiringan dasar saluran. Jurnal Teknik Sipil, 23(3), 197–202. https://doi.org/10.5614/ jts.2016.23.3.4

International Sediment Initiative. (2011). Sediment Issues & Sediment Management in Large River Basins Interim Case Study Synthesis Report. Beijing, China: UNESCO & IRTCES.

Kheder, K., Ahmed, A., Ghumman, A. R., Hashmi, H. N., & Ashraf, M. (2014). Sediment transport investigations using three dimensional numerical modeling in a large canal: Marala Ravi Link Canal (Pakistan). International Journal of Scientific & Engineering Research, 5(3), 1–13.

Marhendi, T., & Ningsih, D. laras S. (2018). Prediksi peningkatan sedimentasi dengan metode angkutan sedimen (studi kasus sedimentasi di Waduk Mrica). Techno, 19(2), 87-94–94. https://doi.org/10.30595/techno.v19i2.3006

McCully, P. (2001). Silenced Rivers: The Ecology and Politics of Large Dams. London, UK: Zed Books. Diperoleh dari https://www.internationalrivers.org/resources/silenced-rivers-the-ecology-and-politics-of-large-dams-4043

Mohammad, M. E., Al‐Ansari, N., Issa, I. E., & Knutsson, S. (2016). Sediment in Mosul Dam reservoir using the HEC-RAS model. Lakes & Reservoirs: Science, Policy and Management for Sustainable Use, 21(3), 235–244. https://doi.org/10.1111/lre.12142

Mokonio, O., Mananoma, T., Tanudjaja, L., & Binilang, A. (2013). Analisis sedimentasi di muara Sungai Saluwangko di Desa Tounelet Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa. Jurnal Sipil Statik, 1(6), 452–458.

Nindito, D. A., Istiarto, & Kironoto, B. A. (2008). Simulasi numeris tiga dimensi kantong lumpur Bendung Sapon. Civil Engineering Forum Teknik Sipil, 18(1), 712–724.

Ochiere, H. O., Onyando, J. O., & Kamau, D. N. (2015). Simulation of sediment transport in the canal using the HEC-RAS (Hydrologic Engineering Centre–River Analysis System) in an underground canal in Southwest Kano Irrigation Scheme–Kenya. International Journal of Engineering Science Invention, 4(9), 15–31.

Omran, Z. A., & Jaber, W. S. (2017). Simulation of sediment transport in Al- Hilla River in Iraq using the HEC-RAS Software. Journal of Kerbala University, 15(4), 8–18.

Onyando, J. O., Kisoyan, P., & Chemelil, M. C. (2005). Estimation of potential soil erosion for River Perkerra Catchment in Kenya. Water Resources Management, 19(2), 133–143. https://doi.org/10.1007/s11269-005-2706-5

Sattar, A. M. A., & Raslan, Y. M. (2014). Predicting morphological changes DS New Naga-Hammadi Barrage for extreme Nile flood flows: A Monte Carlo analysis. Journal of Advanced Research, 5(1), 97–107. https://doi.org/10.1016/j.jare.2012.12.004

Simons, D. B., & Şentürk, F. (1992). Sediment Transport Technology: Water and Sediment Dynamics. Colorado, USA: Water Resources Publication.

Zhang, W., Xu, Y., Wang, Y., & Peng, H. (2014). Modeling sediment transport and river bed evolution in river system. Journal of Clean Energy Technologies, 2(2), 175–179. https://doi.org/10.7763/JOCET.2014.V2.117


Statistik Tampilan

Sari : 73 kali
PDF : 51 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v15.i1.1-14

Hak Cipta (c) 2020 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.